0896-7924-9495

Blogger Banua

Get Update on our recent Info & Review

Jumat, 10 Februari 2017

Morfem dan Goodnight Electric Sepanggung di Acara Artwarding Night


Kali ini Losih.NET akan menyinggung sedikit tentang perkembangan musik, khususnya band Indone yang tampil pada acara Artwarding Night. Mereka adalah Morfem dan Goodnight Electric.

Band Morfem
Band yang terbentuk  sekitar tahun 2009 ini, Jimi Multhazam (vokal) yang sudah tak asing lagi di dunia band indie. Ya, Jimi merupakan vokalis dari The Upstair. Bersama tiga rekannya yang beberapa tergabung juga dalam band The Porno, Nervous Breakdown dan Dikeroyok Wanita, yakni Pandu Fathoni (gitar), Freddie Alexander Warnerin (drum) dan Bramasta Juan Sasongko (bas). Band asal Jakarta ini menyebutkan nama-nama seperti Bob Dylan, Lou Reed, The Velvet Underground, Iggy Pop, The Stooges, Iggy And the Stooges, Modern Lovers, Jonathan Richman, The Vaselines, Rat Cat, The Upstairs, The Porno, the jesus And Mary Chain, Sonic Youth, The Breeders, Nirvana, Ride, sampai Stone Roses, sebagai influence bermusik mereka.

Ya bisa dibilang musik ’80-’90 an sangat saying di lewatkan. Banyak group musik di zaman millennium masih mengusung genre musik tahun ’80 an dan ’90 an dan tentunya dengan nafas yang baru seperti penggunaan efek dan alat recording yang lebih digital. Jimi dengan gaya bernyanyi atraktif dalam setiap penampilannya menjadi nilai plus tersendiri. Lagu yang di tulis juga khas dengan gaya Jimi yang lugas, nakal, sarkasme dan masih bertema sosial-politik dan cinta. Untuk musiknya sendiri pengaruh influence mereka sangat terasa, seperti Velvet Underground dan Nirvana, yang menonjolkan riff yang berisik dan gebukan drum yang menghentak khas alternatif. Namun ada kala nya sangat folk seperti  Bob Dylan. Tapi dengan gaya Morfem tentunya. Format penyajian Morfem juga masih Big Band, Vokal, Drum, Gitar, dan Bass.

Goodnight Electric
Goodnight Electric adalah sebuah group musik asal Indonesia tepatnya Jakarta yang beraliran synthpop Terbentuk tahun 2004 d oleh salah satu personelnya, Henry Irawan yang dikenal dengan nama panggungnya, Henry "Batman" Foundation. Grup musik ini terinspirasi dari musisi di era awal 80-an dan 90-an seperti Depeche Moede, The Cure dan The Lighting Seeds. Goodnight Electric mencoba mengkombinasikan musik electro, pop dan new wave dengan menggunakan synthesizer dan computer  sebagai media utamanya. Didukung oleh Bondi Goodboy dan oomleo dalam pertunjukan live, Goodnight Electric berkembang menjadi sebuah formasi trio dance group.

Goodnight Electric merilis sebuah debut album “Love and Turbo Action” pada akhir tahun 2004 di bawah naungan label HFMF Record dengan beberapa Single seperti "Am I Robot?" dan "Rocket Ship Goes By" yang berhasil mendapatkan apresiasi serta perhatian yang cukup baik di masyarakat pencinta musik di Indonesia, khususnya di kalangan remaja  Jakarta.


Tiga tahun setelah merilis album Love and Turbo Action, Goodnight Electric merilis album kedua mereka yang diberi judul Electroduce Yourself di bawah naungan label rekaman indie asal Jakarta, Aksara Record. Dengan desain sampulnya yang ikonik, album ini memuat 12 lagu electronic yang sangat berorientasi ke musik dance. 


Penyajian group Goodnight Electric dalam setiap konsernya lebih mengarah ke trio dance group. 2 (dua) pemain synthesizer (sekaligus backing vocal) dan 1 (satu) vocal utama. Musik dengan irama dance dengan vocal soLo yang terdengar sangat low dan backing vokal yang melengking memberi warna baru dalam group dance indie ini. Berbeda dengan Bottlesmoker yang hanya instrumen, Goodnight electric menggunakan vocal dan liriknya berbahasa Inggris. Ketika tampil di acara artwarding night, mereka berdua hadir dengan nuansa musik yang berbeda, berhasil membuat penonton puas dan terhibur.


Tidak ada komentar:
Write komentar

Follow us to get momore reviews https://goo.gl/EIH4zC
Join Our Newsletter