0896-7924-9495

Blogger Banua

Get Update on our recent Info & Review

Selasa, 17 Januari 2017

Usaha Patungan untuk Pelabuhan Patimban dari Kemenhub


Losih.NET - Kementerian Perhubungan (Kemenhu) mengkaji skema operator yang akan mengoperasikan Pelabuhan Patimban. Diperkirakan, pemerintah melalui Kemenhub akan membentuk usaha patungan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta nasional, dan asing.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, perusahaan asing yang dimaksud, yaitu perusahaan Jepang. Adapun, sebagai kandidat adalah Mitsubishi.

"Kalau perusahaan Jepang ya bergantung mereka. Kalau disini, kami yang melakukan evaluasi. Kalau Mitsubishi kan bagian mereka,” katanya, seperti dilansir ANTARA, Senin (16/1).

Budi menjelaskan, nantinya perusahaan BUMN dan swasta nasional akan bergabung dengan skema usaha patungan (joint venture). Kemudian, dari perusahaan asing pun melakukan skema yang sama.

Selanjutnya, kedua hasil usaha patungan dari Indonesia dan Jepang tersebut akan kembali digabungkan menjadi perusahaan patungan untuk mengoperasikan Pelabuhan Patimban.

Budi menyebutkan, PT Pelindo II sebagai perusahaan BUMN yang akan diajak untuk membentuk perusahaan patungan tersebut. Seluruh tahapan pengerjaan proyek Pelabuhan Patimban saat ini masih sesuai dengan rencana. Untuk pembebasan lahan, pemerintah sudah menganggarkan dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp500 miliar melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).


Terkait pinjaman dari Jepang senilai US$1,7 miliar untuk tahap pertama, ia memperkirakan, cair pada Mei mendatang. "Kalau RTRW mundur, otomatis penyerahan pinjaman juga akan mundur," tuturnya.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Follow us to get momore reviews https://goo.gl/EIH4zC
Join Our Newsletter